
Ketika "menjelajahi" suatu tempat yang baru, kurang lengkap rasanya kalau nggak mengenal jenis-jenis makanan khas di daerah tersebut. Makanan khas orang sini tentu saja bratwurst (seperti yang juga populer di Madison), sedangkan minumannya juga sama yang umum ditemui di 'Union Terrace' Madison, yaitu bir.
Buat kita yang biasa makan nasi dan makanan Asia, tentunya ingin tau juga dong, kaya' apa sih makanan Asia di Halle ini? Ternyata disini tuh banyak banget restoran Asia yang menyediakan sekaligus makanan "Thailand, Vietnam, Chinese", bahkan ada restoran yang judulnya "Hong Kong, Thai, Punjabi". Tapi, setelah cicip sana sini, menurut pendapat kita nih, jenis makanan apapun yang kita pesan, yang keluar adalah makanan Chinese. Kaya'nya tukang masaknya nggak bisa bedain mana Thai food, Vietnam food dan Chinese food...
Artinya, orang disini yang nggak bisa mbedain makanan khas Asia atau itu memang trend disini untuk menarik pengunjung ya?
"Koeping Tikoes":
Di super market disini, banyak juga kita temukan bahan makanan dan "boemboe-boemboe dapoer" khas Indonesia dan uniknya semuanya dengan ejaan lama. Sebagian besar dari bumbu itu diproduksi di Belanda, tapi ada juga yang diproduksi di Jerman.
Diantara bumbu-bumbu yang sudah kita kenal, seperti Sambal Oelek dan Sambal Tjampoer, Tahoe, Java Kroepoek, Atjar Tjampoer, Goela Merah, Ketoembar serta Ketjap, ada juga yang namanya terdengar asing bagi kita: "Koeping Tikoes", ternyata itu ialah sejenis jamur yang dikeringkan dan diiris kecil -kecil sekali...
"Lho mana kursinya?":

Seperti lazimnya di negara-negara Eropa, disini banyak juga penjual makanan di pinggir jalan. Makanan yang dijual biasanya beragam dari sea food, bratwurst sampai es krim. Makanan ini banyak penggemarnya karena selain murah juga hangat dan enak...cuma...kalau mau nyobain kita musti siap-siap makan sambil berdiri, karena umumnya mereka hanya menyediakan meja doang, tanpa kursi (yach pegel dong...).
Nampang sejenak di depan Warung Haji Abu Sofian yang lagi cari fulus..

1 comment:
Hebat euy jalan-jalan terus!
Salam,
Dedi
Post a Comment