Monday, March 12, 2007

Wochenende in Leipzig

Salah satu kota yang paling dekat dengan Halle ialah Leipzig. Kota ini lebih besar daripada Halle dan berjarak sekitar 42 km dari Halle.


Kota yang pernah mengalami kerusakan parah akibat Perang Dunia II ini sejak dulu terkenal sebagai kota perdagangan, kota seni serta kota museum. Di kota ini pula, beberapa komponis dan sastrawan terkemuka seperti Johann S. Bach, Robert Schumann, Richard Wagner, serta J.W. Goethe (yang terkenal dengan karya tragedinya "The Faust") melahirkan karya-karya besar mereka.

Seperti umumnya di kota-kota lain di Jerman, di downtown Leipzig, selain kita temukan pusat perbelanjaan modern, kita juga temukan banyak tempat yang menyimpan peristiwa sejarah, baik yang terjadi berabad-abad yang lalu maupun pada masa PD II dan masa-masa setelahnya.

Passage



Di downtown Leipzig terdapat beberapa Passage atau jalan pintas atau lorong-lorong yang menghubungkan jalan satu dengan jalan yang lain. Tapi biarpun namanya lorong, di dalamnya dipenuhi dengan toko, butik, serta tempat makan dan minum. Dinding lorong biasanya dipenuhi dengan lukisan seni modern.



Salah satu Passage yang terkenal ialah Mädler Passage, karena Passage itu merupakan 'the original scene' cerita "The Faust" (ditulis kira-kira pada tahun 1806). Untuk menandai itu, di dalam Passage didirikan patung-patung dari tokoh "The Faust". Sayang, untuk memotret patung-patung itu kita musti berdesak-desakan dengan pengunjung lain yang berjubel.




Nikolaikirche (The Nikolai Church)



Nikolaikirche (The Nikolai Church) dibangun pada tahun 1165 dan terletak tak jauh dari gedung modern Galeria Mall. Gereja ini menjadi terkenal karena di tempat inilah pada tahun-tahun 1989 sampai 1990 terjadi peristiwa yang kelak akan membawa bersatunya Jerman Barat dan Timur. Peristiwa yang terkenal dengan nama "Monday Demonstrations" itu merupakan demonstrasi damai yang dilakukan oleh rakyat yang menentang pemerintah Republik Demokratik Jerman.

"Monday Demonstrations" mencapai puncaknya pada bulan Oktober 1989 ketika 25.000 orang berkumpul menentang pemerintah. Peristiwa inilah yang menjadi cikal bakal bersatunya Jerman Barat dan Timur.

Hauptbahnhof (Stasiun Kereta Api)



Salah satu cara yang paling praktis, murah sekaligus menyenangkan untuk mengunjungi Leipzig ialah dengan menggunakan kereta api karena Hauptbahnhof (stasiun kereta api) di Leipzig merupakan stasiun KA terbesar di Eropa yang berfungsi juga sebagai shopping mall.

Stasiun KA ini memiliki 3 lantai: lantai dasar dan tengah digunakan sebagai pusat perbelanjaan dan cafe, sedangkan lantai 3 digunakan sebagai tempat keberangkatan kereta.

Memang, untuk mengenal Leipzig lebih jauh, tidak cukup hanya dalam satu atau dua hari saja, tapi jalan-jalan akhir minggu (wochenende) ke Leipzig sekali ini cukup lumayan untuk sedikit membuka mata kita tentang sejarah kota ini.

No comments: